Kursi ukir pembawa kenangan

Ada sebuah kenangan masa kecil saat melihat sebuah kursi tamu jati berukir itu. warna metah jok busa dengan cover beludru tampak sudah memudar. Beberapa sudut malah tampak busanya sudah menyembul diantara beludru yang telak koyak. Namun meskipun kursi ini telah seumuran aku, dia masih terlihat kokoh. Kaki-kakinya memang terlihat lubang oleh rayap. Tapi itu tidak mempengaruhi kekuatannya.

Dulu, kursi inilah yang menjadi saksi dan temanku ketika sedang belajar. Aku juga seringg tiduran di kursi ini ketika malam. Waktu itu jaman aku masih kuliah. Setiap pulang ke rumah ini, kursi inilah tempat tidurku. Ukurannya yang menjang cukup untuk menjadi alas tidurku. Aku rindu saat itu. Saat-saat masa lalu yang menjadi bagian dari pembentukan diriku. Ah, aku sangat mengenng waktu itu.

Benda-benda tua yang menjadi bagian masa lalu memang bisa menjadi mesin waktu yang seolah mengajak kita untuk bergerak mundur ke masa lalu. Itulah mengapa aku masih masih suka menyimpan benda-benda itu hingga kini.